Makanan bersantan dan berlemak sudah biasa menjadi menu di saat hari raya Idul Adha. Gulai, sate dan rendang seperti menjadi makanan wajib dan tersaji hampir di setiap rumah. Akibatnya, mau tak mau makanan itu yang akan disantap sejak pagi hingga malam hari. Namun, ada bahaya di balik kelezatan makanan bersantan dan berminyak, yakni meningkatnya kadar kolesterol. Kolesterol banyak ditemukan pada lemak jenuh seperti santan, minyak, dan lemak dari hewan, jeroan, kuning telur, serta makanan laut, kecuali ikan. Sebenarnya, setiap orang memiliki kolesterol di dalam darahnya. Sekitar 80 persen di antaranya diproduksi oleh tubuh dan sisanya dari makanan. Kolesterol tinggi menjadi masalah karena bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke. Namun, kadar kolesterol yang sangat rendah juga bisa menimbulkan masalah.
Kolesterol Tinggi
Bagi beberapa orang, kolesterol tidak bisa dihindari karena faktor genetik. Artinya, tubuh terlalu banyak memproduksi kolesterol karena faktor keturunan. Pada orang yang memiliki faktor genetik tersebut, tubuh tetap memproduksi kolesterol lebih banyak, meski hanya sedikit mengonsumsi makanan berkolesterol atau lemak jenuh. Baca entri selengkapnya »


TAMU