Bahaya Antibiotik !!!

Antibiotik adalah substansi atau zat yang bisa membunuh/melemahkan mikroorganisme/jasad renik (bakteri/parasit)

Bakteri/kuman ada dimana-mana. Tubuh kita penuh dengan kuman baik yang membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Pemakaian antibiotok yang berlebihan akan membunuh kuman baik di tubuh kita.

Sebagian besar penyakit infeksi pada anak disebabkan oleh virus. Antibiotik tidak dapat membunuh virus maupun mempercepat penyembuhan infeksi virus.

Salesma, flu disebabkan oleh virus. Dan juga bisa menyebabkan penumpukan cairan di rongga telinga tengah. Sebagian besar radang tenggorokan dan batuk juga disebabkan oleh virus. Bronkitis juga disebabkan oleh virus. Pada keadaan diatas termasuk juga sebagian besar sinuitis antibiotik tidak diperlukan.

Antibiotik diperlukan pada :

  • Infeksi telinga yang tidak terkait flu/salesma
  • Infeksi sinus yang berat (lebih dari 2 minggu, sakit kepala hebat, wajah bengkak)
  • Radang tenggorokan akibat kuman streptokokus
  • Infeksi saluran kemih
  • Tifus
  • Tuberkulosis
  • Diare akibat amoeba

Resistensi antibiotik

Semakin sering mengkonsumsi antibiotik sangat dimungkinkan semakin sering jatuh sakit. Mengkonsumsi antibiotik secara tidak bijak memposisikan kita kondisi yang berbahaya yaitu meningkatkan resiko terjadinya resistensi antibiotik pada kemudian hari.

Infeksi bakteri yang resisten antibiotik dapat menyebabkan :

  • Lebih sulit disembuhkan
  • Sakit lebih lama
  • Butuh antibiotik lebih kuat (lebih toksik)
  • Butuh biaya pengobatan lebih mahal

Bagimana mencegah resistensi antibiotik

Bagi dokter

  • Cuci tangan setiap selesai periksa pasien
  • Jangan mengabulkan permintaan pasien akan antibiotika untuk infeksi virus flu dan kondisi lain yang tidak membutuhkan antibiotika
  • Resepkan antibiotika yang sesuai kuman sasaran dan jangan langsung meresepkan antibiotika spektrum luas.
  • Isolasi pasien yang terinfeksi kuman yang resisten antibiotika
  • Ketahui informasi terbaru tentang pola kuman dan kuman yang telah resisten antibiotika

Bagi pasien

  • Jangan menuntut dokter meresepkan antibiotika; antibiotika bukan “obat dewa”
  • Antibiotika termahal, terkuat, bukan berarti terbaik
  • Jika perlu antibiotika, konsumsi sesuai anjuran dokter, dan jangan menyimpan antibiotika
  • Cuci tangan untuk mengurangi penularan
  • Cuci buah dan sayur, masak telur dan daging hingga matang
  • Jangan menggunakan sabun, deterjen, pembersih lantai, atau losion, yang mengandung antiseptik. Kuman di rumah kuman baik, antiseptik bisa membuat kuman baik menjadi kuman jahat

sumber :

berbagai sumber

4 Komentar (+add yours?)

  1. nurrahman18
    Mar 04, 2010 @ 09:42:12

    oo, klo kebanyakan jd kayak “kebal” gt yah

    Balas

  2. copiyan
    Mar 05, 2010 @ 09:08:49

    ckck… wow…

    Balas

  3. ning
    Mar 05, 2012 @ 20:05:27

    kalo memakai cream wajah yg ada antibiotik nya aman kah…?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: